RSS

Cerpen "Akhir Sebuah Penantian"


         Dimas adalah salah satu siswa kelas 12 di SMA ternama di Jakarta, maklum saja karena dia adalah anak seorang pejabat yang wajahnya tak asing lagi di mata masyarakat. Karena Dimas terkenal disekolahnya maka sudah biasa jika banyak perempuan yang mengagumi dan menyukainya, salah satunya siswi yang bernama Lita. Lita sangat suka dengan   Dimas bukan karena wajahnya yang rupawan, dan harta yang berlimpah, namun Lita menyukai Dimas karena sifatnya yang baik dan orangnya rajin, tetapi sayangnya rasa suka Lita terhadap Dimas ternyata bertepuk sebelah tangan, ya...Dimas tak menyukai Lita sama sekali. Meskipun begitu Lita tetap bersabar menunggu Dimas.

Setiap hari yang Dimas lalui selalu bersama teman karibnya yang bernama Aldi, namun mereka harus berpisah ketika mereka meneruskan pendidikannya di bangku kuliah.
“ Wah gimana nih, kita ga’ bisa gokil-gokilan lagi nih Al, pasti sepi banget kalo’ ga’ ada kamu “ Kata Dimas
“ Iya sih, tp tenang aja, kita pasti bisa ketemu lagi kok sob!“ Jawab Aldi sambil menepuk bahu Dimas
            Pada hari pertama kuliah Dimas harus melewati masa OSPEK di tempat kuliahnya. Dimas dihukum oleh kakak kelasnya karena berangkat terlambat 10 menit dari waktu yang sudah ditentukan. Kakak kelasnya menyuruh Dimas untuk Berkenalan dengan semua teman perempuan se-fakultasnya, namun Dimas harus memakai “make up” wanita sebelum mengerjakan hukumannya tersebut.
            Ketika Dimas memperkenalkan diri dengan teman perempuan se-fakultasnya yang terakhir, sepertinya Dimas merasa ada yang berbeda ketika berkenalan dengan teman yang sebelumnya dan yang saat ini.
“ Wah ..., kenapa hatiku jadi ga’ karuan kayak gini yah? Jadi deg-degan nih.” Kata Dimas dalam batinnya
“ Hay boleh kenalan ga’? ” Tanya Dimas dengan seseorang perempuan yang cantik jelita
“ Hahaha ” Jawab Nita sambil menutup mulutnya
“ Loh.., kok malah ketawa sih? ”
“ Ya muka kamu kena apa tuh, kok kayak cewe’ gitu ” Jawab Nita sambil menahan tawa
“ Hehe iya nih, tadi aku kan telat 10 menit, terus dihukum kayak gini deh ” Cerita Dimas pada Nita
“ Oh gitu “ Jawab Nita
“ Eh iya, nama kamu siapa? ” Tanya Dimas ingin tahu
            “ Aku Anita Amelia Sisca, kamu bisa panggil aku Nita aja” Jawab Nita
“ Oh Nita, kenalin aku Dimas, kamu kuliah di fakultas Ekonomi juga ya? ” Tanya Dimas berbasa-basi
            “ Iya nih aku disuruh Papa aku ” Jawab Nita
            Setelah Dimas mengenal lama dengan Nita, akhirnya Dimas pun memberanikan diri untuk menembak Nita, ternyata Nita menerima Dimas.
            Setelah 2 tahun Dimas dan Nita berpacaran, tak menunggu lama-lama akhirnya merekapun bertunangan, dan mereka pun merencanakan akan menikah 6 bulan mendatang.
            Malam semakin larut ketika Dimas baru bisa memejamkan mata sejenak untuk beristirahat. Namun saat di tengah malam yang sunyi Dimas terbangun dengan nafas terengah-engah dan keringat yang bercucuran di badannya, sepertinya dia bermimpi buruk malam ini.
“ Hah..hah.hah.., kenapa aku memimpikan Nita meninggalkan ku? Mungkin ini hanya mimpi biasa saja ” Katanya dengan nafas yang terengah-engah.
            Pagi harinya Dimas masih memikirkan tentang mimpinya semalam. Ketika Dimas sampai  di kampus, dia lalu menceritakan kepada teman kampus nya yang bernama Dika.
            “ Eh Dik, masa’ aku tadi malem mimpiin Nita ninggalin aku ” Kata Dimas
            “ Wah gawat tuh, bisa beneran loh, hehe, terus gimana? ” Jawab Dika
“ Ya dalam mimpi aku Nita tuh pergi jauh sama orang lain terus aku ditinggal sendiri disini, tp kayaknya ak pernah kenal sama orang yang pergi sama Nita deh..”Cerita Dimas
“ Ya udah deh ga’ usah dipikirin banget, kan itu Cuma mimpi aja, mendingan sekarang kita makan di kantin aja, laper nihh, hehe” Ajak Dika
“ Yah, gimana sih lu, ak kan pengen denger pendapat mu ” Jawab Dimas
Sesampainya dikantin ternyata Nita pun mendatangi Dimas dengan raut wajah yang bersedih.
“ Kamu kenapa sayang?” Tanya Dimas kepada Nita
“ Dimas, sepertinya aku akan meneruskan kuliahku diluar negeri” Katanya pada Dimas
“ Apa? Di luar negeri?” Tanya Dimas
“ Iya” Jawab Nita
“ Kapan kamu mau berangkat ke Luar Negeri” Tanya Dimas
“ Sepertinya besok lusa” Jawab Nita
“ Lalu gimana dengan rencana pernikahan kita?” Tanya Dimas
“ Emmm, aku ga’ akan lama kok” Jawab Nita
            Setelah Dimas menunggu Nita hampir setahun lebih, ternyata Nita tak kunjung datang, Dimas merasa sudah dibohongi oleh janji manis yang diberikan oleh Nita. Namun di siang hari yang cerah itu ada teman Dimas yang memberi kabar kepadanya bahwa Nita sudah pulang ke Indonesia.
“Eh sob, gue ada kabar bahagia ma kabar buruk ni, kabar bahagianya kata pacar gue Nita udah pulang loh !” Kata teman Dimas
“Hah????, yang bener lo,   ah aku ga’ percaya, masa’ dia ninggalin aku udah hampir setahun lebih terus pas dia udah pulang malah dia ga’ngasih kabar ke aku” Jawab Dimas dengan muka memerah
“Iya gue serius, eh jangan marah dulu lo mau denger kabar buruk ga’?” Jawab teman Dimas
“Emm, emang apa kabar buruknya?” Jawab Dimas ingin tahu
“Tapi lo udah siap belum nih buat denger kabar dari gue?” Tanya teman Dimas
“Ahh, cepetan!!!!, ak pengen denger beritanya” Jawab Dimas
“Emmm, gimana ya, emmm, Nita tuh dah nikah sama orang laen” Kata teman Dimas tanpa bersalah
“Wah, gilakk nih, terus lo tau gak sekarang Nita ada dimana?” Tanya Dimas
“Gue ga’ tau” Jawab teman Dimas
            Setelah tau kabar ini Dimas berusaha mencari Nita, namun hasilnya nihil. Tetapi Dimas mendapat kabar dari Dika bahwa Nita menikah dengan Aldi temen SMA Dimas, hati Dimas pun bertambah sakit lagi setelah mendengar kabar dari Dika. Kali ini hari-hari Dimas terasa hampa, kini dia menjadi pemurung, Namun Dimas selalu didukung oleh keluarga dan teman-temanya, salah satu teman yang mendukungnya adalah Lita teman SMA nya dulu, hari-hari Dimas selalu bersama Lita yang selalu menghiburnya, lama-lama Dimas pun mulai menyukainya.Dimas pun mencoba untuk menyatakan cinta kepada Lita, dan tentunya Lita menerimanya. Setelah 1 tahun berpacaran Dimas pun melamar Lita.
            4 bulan kemudian, Dimas menikah dengan Lita, semua teman dua pasangan ini memberikan ucapan selamat kepada mereka berdua.
“Wah, selamat ya bro, sekarang lo udah menikah, ternyata   cinta sejati lo tu Lita bukan Nita, hehe” Ucap Dika
“Iya makasih atas ucapannya, tahun depan lo nyusul ya? Hehe, Wah lo jangan ngomongin nama Nita lagi didepan gue!” Jawab Dimas
            “Hehe, iya deh gue minta maaf” Jawab Dika
Dan akhirnya Dimas pun hidup bahagia dengan Lita teman SMA nya dulu.
“END”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar